Tips Investasi Saham ala Warren Buffett

Warren Buffett yang merupakan CEO dari Berkshire Hathaway merupakan salah satu investor saham yang paling disegani di planet bumi kita ini dan saya kira tidak berlebihan jika dikatakan dia adalah seorang investor terbaik yang pernah ada di jaman modern ini. Berkshire Hathaway Inc telah disulapnya dan kini bernilai lebih dari US$ 300 miliar.

Banyak orang yang menginginkan jadi murid Warren Buffet. Situs terkenal 24/7 Wall Street pernah menuliskan artikel tentang tips investasi saham untuk investor pemula, dan ternyata banyak konsep yang dimiliki Buffet adalah simpel dan memiliki konsep yang evergreen alias bertahan lama. Yang paling penting, buffet sendiri punya track record yang sangat luar biasa dan semua konsep tersebut bukan teori belaka, atau omdo. Sebenarnya sebagai pemula agar tidak bingung anda harus paham cara investasi saham yang benar. Ketahui dulu konsep tentang analisa fundamental, analisa teknikal, dan punya strategi sebelum trading.

investorOh ya, beliau memang mempunyai portofolio yang cukup beragam. Jenis perusahaan yang pernah dibelinya contohnya Coca-Cola,  American Express Co, Wells Fargo & Co, dan International Business Machines Corp.  Rata-rata Buffet menguasai 56 persen lebih dari tiap saham tersebut dan berikut adalah konsep fundamental yang bisa anda praktekkan.

Beli perusahaan yang punya prospek bagus

Kalau anda adalah seorang tipikal investor jangka panjang (yang suka memegang saham dalam jangka tahunan) lebih baik anda fokuskan untuk mencari perusahaan yang punya competitive advantage alias punya nilai daya jual unik, dan beli ketika harga saham sedang jatuh. Momen bagus seperti ini mungkin akan datang sekali 10 tahun atau lebih. Jadi lebih baik anda selalu waspada dan tanggap dengan gejolak saham. Contohnya di tahun 2008 lalu saat harga saham Bank Mandiri jatuh anda bisa membelinya karena memang secara fundamental tidak ada yang salah dengan bank Mandiri, namun karena pengaruh domino dari pasar Amerika maka nilai saham BMRI jatuh telak saat itu.

Jangan tergesa-gesa menjual saham tersebut

Berbeda dengan para trader saham yang punya gaya investasi yang berbeda maka kalau anda adalah seorang trader harian, ataupun swing trader maka tips ini tidak akan cocok bagi anda. Karena sejak awal taktik trading nya sudah tidak sama, perbedaan fundamental terdapat pada timeframe memegang saham tersebut. Investor ala buffet biasanya akan menahan saham diatas jangka 2 tahun atau bahkan lebih, sedangkan swing trader paling 6 bulan-an. Yang menjadi keuntungan dengan investasi jangka panjang adalah anda tidak perlu sibuk keluar masuk saham dan habisin dana untuk bayar komisi trading sama broker. Hehe.. 🙂 Dan kelebihan kedua adalah keuntungannya yang lebih tinggi dari 1 saham tersebut karena biasanya pesaham seperti ini beli jumlah lot yang banyak.  Anda memiliki gaya seperti sniper – 1 shot 1 kill, 1 kali masuk market tapi langsung profit banyak. Akan tetapi keuntungan terbesar bagi teman yang masih belajar trading saham adalah fokus yang terarah pada 1 atau 2 saham terbaik saja. Perhatian anda tidak akan terpecah sama sekali dengan puluhan emiten saham yang ada diluar sana, yang menurut saya malah counter productive karena anda akan mudah terbuai untuk membeli saham yang fundamentalnya tidak bagus namun mungkin sedang dalam hits alias gosip terbaru.

Pilih Saham yang Sudah anda Analisis: Terutama fundamentalnya

Ini adalah warren buffet style sekali, beliau cenderung rajin mencari saham yang fundamentalnya bagus dan bisa dibeli dalam harga diskon. Ada banyak indikator fundamental yang anda bisa gunakan seperti Return on Equity (ROE), Price to Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS), dan juga analisa keuntungan laporan keuangan ataupun cash flow yang mereka miliki. Dari sini saja anda sudah bisa menyeleksi saham terbaik dan tinggal menunggu momen yang pas saja membelinya saat harga sedang turun. 😀

Semoga beberapa tips diatas bermanfaat dan anda bisa profit dengan segera dari investasi saham anda!!